Dear All,

Anak adalah titipan Allah yang harus kita jaga. Tetapi sering Tanpa kita sadari, sebagai orang tua merasa, anak adalah kepunyaannya yang bisa diperbuat sesuai hati.

Keinginan orang tua untuk bisa menjadikan anak menjadikan manusia yang bisa membanggakan orang tua, sering menjadikan anak adalah proyek percobaan untuk mengatasi GENGSI sang orang tua.

Orang tua Memaksakan kehendak,  anak harus menuruti perintah, harus menjalankan perintah,  tidak boleh membantah. , itu  adalah Tata tertib yang tidak tertulis di dalam dunia Ini Bagi Sang anak

Sadarkah  Anda sebagai orang tua, jiwa anak menjadi terganggu?

Sadarkah Anda , bahwa Apa yang Anda lakukan, akan di tiru? Kalau perilaku Anda positif, akan menjadi baik, tetapi bila perilaku Anda buruk, Apakah itu tidak akan menjadikan anak mempunyai karakter yang buruk pula?

Sadarkah Anda sebagai orang tua, bahwa Anda lah  sumber inspiratif mereka?

Sering orang tua berpikir, mereka  selalu Benar!

Sering orang tua memanjakan, mengikuti keinginan anak, dan mereka anggap itu adalah bentuk kasih sayang

Sering orang tua tidak kuasa mengatasi " TIDAK" kepada sang anak, dan bagi mereka itu Benar.

Sering orang tua berpikir, mereka  Lebih berpengalaman

Tapi orang tua itu Lupa, mereka belum tentu sudah dan Bisa membuktikan semua ucapan nya kepada sang anak...

Bahkan bila anak berperilaku negatif, orang tua sering tidak menyadari,bahwa  sebab nya itu berpangkal dari kesalahan orang tua itu sendiri?

Sadarkah kita semua,

Kadang diri  kita harus memposisikan diri menjadi sang anak, agar bisa memahami dan mau mengerti keinginan sang anak

Tapi yang sering harus kita lakukan adalah, menyadari, Anda sebagai orang tua harus bisa membuktikan   terlebih dahulu  kalau Anda adalah orang tua panutan yang visa " commitment" dengan diri sendiri, sehingga anak akan bisa menghargai , percaya, dan mau berubah sesuai keinginan Anda.

Coba berkaca, dan nilailah diri sendiri dengan jujur !

So,  cobalah, dan lihatlah hasilnya.....

 

Upi Thaib