SUDAH AMANKAH ANAK ANDA??

Upi Natasa ThaibSaat ini marak terjadi traficking, penyebaran situs pornografi, narkoba dan juga tindak kriminal yang pelakunya bukan saja orang dewasa tapi anak usia dibawa 10 tahun sudah menjadi otak pelaku dari semua itu. Melihat dari itu semua, sungguh membuat resah bagi kita semua. Bagaimana ini bisa terjadi? Siapa yang salah? Apakah sudah terjadi pergeseran moral dan cara berpikir anak, sehingga sikap empati, kesadaran akan akibat perbuatan yang akan ditanggungnya sudah tidak terpikir lagi. Seakan mereka tidak mempedulikan kehormatan diri dan orang tua.

Sering kita sebagai orang tua berpikir, kesuksesan adalah punya pendidikan tinggi, jabatan dan profesi tinggi, punya keahlian banya, atau materi yang berlimpah. Sehingga apapun akan dilakukan orang tua demi mencapai kesuksesan tersebut bahkan cenderung memaksakan kehendaknya kepada anak. Sementara tak banyak orang tua mau berpikir apakah anak setuju, apakah tingkat kemampuan dan cara berpikir anak bisa menyerap semua sekaligus? Apakah tepat diberikan pada usianya sekarang? apakah justru akan menimbulkan tekanan secara mental karena keterpaksaan?

Dan yang pasti sering terjadi, bila anak gagal melakukannya, anaklah yang akan jadi korban kemarahan orang tua. Dan bila si anak berontak atau acuh tak acuh bahkan diam, sering pula diartikan anak tersebut tidak tahu berterima kasih kepada orang tua. Dan bukannya hanya kegagalan yang diraih sang anak,  bonus kehancuran untuk orang tua, adalah si anak terjerums kedalam pergaulan bebas, tindakan kriminal, bahkan narkoba. Kalau sudah bergitu, kehormatan orang tua yang sudah di raih susah payah, dihancurkan dalam waktu sekejab oleh anak tercinta.

Kalau kita bisa lebih berpikir bijaksana, ada satu hal yang terlupakan. Pembekalan pembentukan etika, sikap, mental dan pola pikir terpelajar! Suatu sikap perbuatan tentu harus dilandasi dengan cara berpikir cerdas sehingga akan menghasilkan yang terbaik.

Oleh karena itu mengapa kita sebagai orang tua tidak tergerak hati dan pikiran kita untuk memperbaiki dan membentuk pribadi anak terlebih dahulu. Bukankah sesungguhnya bekal dasar kesuksesan di masa depan yang paling berharga adalah anak berkepribadian mandiri, menarik , percaya diri dan terpelajar?

Berbekal pengalaman kami dalam menangani pembentukan kepribadian dan pengembangan potensi Modeling, Public Speaking dan Acting, kami yakini semua individu bisa berubah dan berprestasi. Silahkan hubungi Natasa  Jl. Ketampon I Kav 103-105, Bintoro. Telepon (031) 568 2881, 561 2555 dan Anda dapat berkonsultai langsung dengan Upi Thaib, Owner Natasa sekaligus pakar kepribadian untuk mengetahui program yang sesuai untuk masa depan anak anda. Pastikan anak anda mendapatkan pembelajaran pembentukan diri dan pengembangan potensi sekaligus secara profesional.

(Seputar Indonesia, Jumat 20 April 2012)

Add comment


Security code
Refresh