MODEL ITU HARUS BERETIKA

Upi Natasa ThaibDunia modelling identik dengan kehidupan hedonis. Tapi hal itu tidak berlaku jika dunia modelling ini dianggap pekerjaan yang profesional. Bahkan, bukan tidak mungkin, seorang model bisa jadi sukses jika ia memiliki kepribadian yang berkualitas.

Itulah yang disampaikan dua saudara, Sarita Thaib dan Upi Thaib, The Best Senior Model Indonesia dalam Gathering bersama Natasa yang bertemakan "Be A Profesional Model" di ruang Asset-Town Square Hotel, kemarin (24/3). "Jangan anggap sesuatu yang glamour itu negatif. Coba ambil nilai positifnya jika para model belajar kepribadian dengan mental dan pola pikir bagus, maka profesi model membuat mereka sukses." kata Sarita Thaib yang juga mantan Direktur Keuangan PT. Pesona Cipta Karya itu.

Ditambahkan Sarita, bukan tidak mungkin, pekerjaan yang hanya dianggap main-main saja bisa menjadi pekerjaan yang profesional. Bahkan, alasan produktivitas yang Sarita Thaibhanya terbatas yakni 13 hingga 25 tahun, membuat mereka harus tetap eksis agar diterima di dunia fashion.

Menurut Sarita, jika para model interset dan disiplin dengan pekerjaan mereka, maka umurpun tidak akan mempengaruhi eksistensi mereka. "Jangan mentang-mentang si modelnya dibutuhkan desainer, ia mau seenaknya sendiri. Datang terlambat dan memakai pakaian yang tidak pantas" Ucapnya.

Apalagi ketika Fashion show, seorang model bak ratu, sehingga tampak etika mereka yang kurang bagus. "Etika berkomunikasi mereka diperlukan ketika mereka berhubungan dengan dunia luar" tutur Sarita.

Upi Thaib menambahkan, karena berhubungan dengan dunia fasion, seringkali dunia modelling diindikasikan sebagai dunia glamour bahkan menjadi incaran pelaku kriminal. Misalnya saja, gerak gerik centik sang model bisa menjadi daya tarik para trafficking untuk melakukan kejahatan kepada mereka. Tapi hal itu tidak akan terjadi jika anak yang belajar di dunia modelling dibentuk dengan karakter kepribadian yang positif. "Fashion itu sopan dan tetap menghormati orang lain" ucapnya.

Oleh karena itu selain bisa berjalan diatas catwalk, sudah seharusnya sekolah modelling memberikan pelajaran kepribadian. "kalau bisa, orang tua juga diberi sekolah kepribadian. Bukan anak-anaknya saja yang belajar kepribadian" sarannya, Fungsi kepribadian juga memahami kekurangan yang ada pada diri sendiri.

(FENOMENA SURABAYA, Minggu 25 Marert 2012)

Add comment


Security code
Refresh