Paras ayu atau ganteng dan memili tinggi semampai bukan satu-satunya modal untuk menjadi model profesional. Karena selain dituntut berlenggak-lenggok di atas catwalk, mereka juga harus memiliki kepribadian yang baik.

"Jangan dipikir dunia modeling tidak memerlukan kepribadian yang baik" kata Upi dalam workshop Parenting di sekolah modelingnya di kawasan Jalan Ketampon, kemarin.

Lingkungan, sambungnya memang memengaruhi kondisi psikologis yang kemudian membentuk sebuah kepribadian. Meski begitu, peran orang tua dalam mengasuh anak tetap dibutuhkan. "Jangan asal menyalahkan lingkungan dan akanya jika ada yang salah" kata perempuan yang juga model senior di Surabaya ini.

Upi menambahkan, banyak faktor yang membentuk kepribadian anak. Ia mencontohkan, seperti beragam jawaban yang terlontar. "Misalnya, capek ma, adik kan sekolahya dari pagi sampai sore" katanya. Tidak hanya itu, masih banyak alasan yang dengan mudahnya terlontar saat anak mulai terdesak.

Alasan-alasan tersebut inilah, ujarnya seharusnya bisa dibantah. Maksudnya sang ibu sangat berperan untuk menyelesaikan satu alasan terlebih dahulu "Jangan mencoba ngelese atau bahkan membuat alasan baru" lanjutnya.

Jika bekal serta perhatian sudah didapat dari lingkungan rumah, maka saat berada atau terjun di dunia modeling profesional, pasti tidak akan mudah terpengaruh.

(Seputar Indonesia, Minggu 21 Oktober 2012)

Add comment


Security code
Refresh