Jawab Kehawatiran Ortu Model

Upi Natasa Thaib - Jawab Kekhawatiran Ortu ModelSeputar Indonesia Kasus Novie Amalia, seorang model yang menabrak tujuh pengguna jalan karena terpengaruh narkoba dan miras ini rupanya memengaruhi sejumlah orang tua yang tengah antusiasnya menyekolahkan anaknya untuk belajar sebagai modeling.

Rasa was was yang hinggap di pikiran orang tua ini membuat Upi thaib, si empu Natasa, sekolah modeling mengumpulkan para ibu anak didiknya untuk lebih jauh mengenal dunia model.

Paras ayu atau ganteng, dan memiliki tinggi semampai bukan satu satunya modal untuk menjadi model profesional. Karena selain dituntut berlenggak lenggok di atas catwalk, mereka juga harus memiliki kepribadian yang baik.

Jangan dipikir dunia modeling tidak memiliki kepribadian yang baik, kata Upi dalam workshop parenting di sekolah modelingnya kawasan jalan Ketampon, kemarin. Lingkungan, sambungnya, memang memengaruhi kondisi psikologis yang kemudian membentuk sebuah kepribadian. Meski begitu, peran orang tua dalam mengasuh anak, tetap di butuhkan. Jangan asal menyalahkan lingkungan dan anaknya jika ada yang salah, . Kata perempuan yang juga model senior di Jakarta ini.

Upi menanbahkan, banyak faktor yang membentuk kepribadian anak. Ia mencontohkan, seperti beragam jawaban yang terlontar. Misalnya, capek, ma, adikkan sekolahnya dari pagi sampai sore, katanya. Tidak hanya itu, masih banyak alasan yang dengan mudahnya terlontar saat anak mulai terdesak. Alasan alasan tersebut inilah, ujarnya, seharusnyabisa dibantah. Maksudnya, sang ibu sangat berperan untuk menyelesaikan satu alasan terlebih dulu. Jangan mencoba ngeles, atau bahkan membuat alasan baru, lanjutnya.

Jika bekal serta perhatian sudah didapat dari lingkungan rumah, maka saat berada atau terjun di dunia modeling profesional, pasti tidak akan mudah terpengaruh. (Seputar Indonesia, 7 April 20113)

Add comment


Security code
Refresh