Natasa Bangun Karakter AnakRADAR  SURABAYA - Sekilas, orang melihat warga Surabaya memiliki karakter kasar. Logat maupun tindakannya. Namun jika mengenal lebih jauh lagi, bisa dibilang karakter masyarakat Kota Pahlawan cukup kuat.

Pemberani dan pantang menyerah. Itulah yang membuat Upi Thaib, owner Natasa School tidak pernah lelah mengubah mindset anak  anak Surabaya untuk bisa berprilaku profesional. Sebab, model ayu asal Jakarta ini percaya jika mindset dan perilaku anak dipoles lebih profesional, maka mereka akan mampu memajukan kotanya.

Baik dari segi budaya, ekonomi, maupun pendidikan.  Ketika ke Surabaya tahun 1996 lalu, saya melihat karakter yang dimiliki oleh seseorang ini mampu menentukan masa depan dirinya dan kotanya,  kata wanita kelahiran 16 September 1966 itu.

Untuk itulah, ketika membuat Natasa, selain ingin mengajarkan anak  anak percaya diri di atas catwalk, hal terpenting yang diajarkannya adalah mengenai karakter. Semisal, karakter kasar turun menurun anak  anak dikikis secara perlahan. Karakter itu diubah dengan cara berbahasa yang lebih sopan kepada orang lain.

Tata krama bersikap terhadap orang lain, juga lebih diperkuat. Sebab, selama ini dengan cuaca Surabaya yang panas membuat warganya cenderung semaunya sendiri dalam berinteraksi,  lanjut perempuan ayu ini. Oleh karena itulah, selain mengubah sikap dan perilaku, hal utama yang Upi lakukan adalah mengubah mindset anak- anak Surabaya untuk menghadapi orang lain.

Menurut ia, pola berfikir profesional dan berwawasan luas harus diterapkan pada mereka. Perubahan mindset itu tentu tak sekedar wacana, mereka harus diberi pemahaman akan pentingnya merubah mindset yang mereka lakukan supaya mampu menerima apa yang sudah dikatakan. Tentu, hal itu tidaklah mudah. Sebab karakter mereka itu tercipta secara turun menurun.  Tapi, kondisi tersebut bukan menjadi hambatan saya. Justru tantangan,  tandasnya. 07 April 2013)

Add comment


Security code
Refresh