Alma Putri Dhiafira Siswa Public Speaking Natasa Yang Berprestasi Di Tingkat Internasional

Literasi DheaSaya Enny Ambarsari, Mama Alma Putri Dhiafira, Siswi SMAN 5 Surabaya kelas XII yang dalam tahun ajaran 2015/2016 cuti selama 1 tahun karena putri saya yang kami panggil Dhea sejak 26 Agustus 2015 sampai dengan pertengahan Juli 2016 tinggal di Michigan USA mengikuti Rotary Youth Exchange Program (YEP).

Dhea adalah alumnus Natasa, diawali mengikuti Workshop Anak 9 s/d 11 Juli 2007. Selanjutnya Dhea meneruskan program Public Speaking Anak:Basic Lulus 16 Desember 2007, Intermediate Lulus 6 Juli 2008, Advance Lulus 12 April 2009.

Dhea tertarik untuk meningkatkan kemampuan mengolah kata dengan meneruskan untuk mengikuti kelas Basic Public Speaking lulus 4 Desember 2011 dan Intermediate Public Speaking Lulus 7 Oktober 2012.

Kemampuan mengolah kata menjadi bekal Dhea untuk mengasah talenta lain ; menjadi Juara Ning Cilik 2009, Juara I Ning Surabaya Tingkat SMP 2011, menjadi presenter untuk program anak di Space Toon TV Kabel Anak Surabaya adalah bukti bahwa ilmu yang diperoleh di Natasa amat bermanfaat.

Saat Dhea sekolah di SMPN 1 Surabaya dan SMAN 5 Surabaya, Dhea amat menyukai literasi. Ini adalah bentuk lain dari pengembangan kemampuan dan keinginan mengexlorasi semua pengetahuan yang diperoleh di Natasa.

Menurut Dhea membaca buku membuat kita belajar banyak. Kita akan pintar bila kita menggemari membaca. Kita bisa menjadi tokoh dalam cerita tersebut, masuk dalam kurun waktu pengarang dan merasakan atmosfir suasana dan karakter tokoh. Menyelami berbagai perilaku manusia, memilah yang baik dan buruk dan memahami tidak selamanya orang selalu baik, demikian juga orang berperangai buruk disisi lain ada baiknya. Menemukan solusi yang tepat adalah hal baik lain, karena kita akan terbiasa melakukan analisa. Menjadi konsisten adalah bonus lainnya. Itulah yang dikatakan Dhea.

Selama bersekolah di SMAN 5 Surabaya Dhea mengikuti berbagai lomba dan kegiatan yang mengandalkan kekuatan mengolah kata-kata, metamorfosa dari literasi. Alhamdulillah Dhea bisa membawa nama baik sekolah di lomba Story Telling, presenter, dan Mini Congres Mode United Nations, dll.

Awal Desember 2014 Dhea menjadi juara 1 menulis surat untuk Ibu Walikota Surabaya dan akhir Desember 2014 menjadi juara 2 menulis surat untuk Presiden RI. Amat menyenangkan bisa menulis untuk tokoh yang Dhea kagumi. Karya Dhea dipamerkan di Museum Nasional Jakarta selama Pekan Anti Korupsi Sedunia, karena tema tulisannya tentang pemberantasan korupsi, sejalan dengan idealisme penyelenggara kegiatan tersebut yaitu ICW (Indonesian Coruption Wacth).

Sekarang Dhea di USA dan ada dalam district favorit Rotary Club karena lokasinya juga meliputi Otawa-Kanada. Dalam proses seleksi di tingkat lokal dan nasional, Dhea amat terbantu mencapai posisi unggul  karena kemampuan mengolah kalimat. Seleksi membuat essay, wawancara, group disscusion membutuhkan penguasaan banyak kosakata dan tentu juga teknik publik speaking.

Saat Dhea di USA dalam pembuatan report bulan pertamanya Dhea dinilai amat baik. Berikut tulisan asli dari Janet Huyser YEP Officer Michigan : “This is an amazing report, your written English is far superior to the average Rotary Youth Exchange Inbound at this point. You can write home to your English teacher ang send this Compliment along”. Saat ini Dhea masih dalam proses untuk wacana menjadi kontributor rubrik Rotary USA.

Menjadi berita di Koran USA yang memuat opini menarik tentang keikutsertaannya di Rotary YEP seakan menjadi penanda bahwa 1 bulan tepat Dhea meninggalkan Indonesia. Kekuatan dan kemampuan berliterasi menjadi jembatan Dhea untuk mengenalkan Surabaya dan Indonesia.

Saya yakin semua cerita ini antara lain berawal dari mengikutsertakan Dhea di Workshop Anak Natasa tahun 2007. Secara intens saya berdiskusi dengan Kak Upi dan beliau menjadi partner saya untuk menumbuh kembangkan semua potensi yang Dhea miliki.

Terima kasih Kak Upi. Terima kasih Natasa …Sukses selalu…

Comments  

 
#1 Dhea 2016-10-17 11:30
Terima kasih kak Upi atas bimbingannya. Kemampuan mengolah kata tidak cukup hanya dengan membaca dan menulis. Tetapi juga ditingkatkan dengan kemampuan berbicara. Kak Upi telah memberikan saya dasar-dasar public speaking yang baik. Saya yakin ilmu kak Upi tak lekang oleh waktu.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh