TESTIMONI MAMA DEVINA

Devina berusia 9 tahun. Awalnya Devina adalah anak yang sangat pemalu , selalu ragu dan mudah sekali menangis. Bahkan di sekolah gurunya mengatakan kalau dia anak yang pasif dan susah mengungkapkan keinginannya. Saat ada selisih paham dengan temannya pun selalu berakhir dengan uraian air mata Devina. SEDIH, tentu saja itu yang saya rasakan saat itu, banyak kekhawatiran akan bagaimana anak ini kelak, bagaimana jika dia menjadi peribadi yan g tertutup, minder dan parahnya lagi menjadi korban bully anak-anak yang lain. Berbagai nasehat dari kami seolah-olah cuma lewat begitu saja.

 

Berawal dari saya khawatir saya akan permasalahan tersebut, saya berusaha mencari jalan keluarnya. Sampai suatu saat saya menemukan website tentang NATASA MODELLING SCHOOL, saya baca-baca akhirnya dengan perasaan ingin coba-coba saya tawarkan ke Devina untuk belajar Modelling disana.

Gayung bersambut ternyata anaknya mau untuk ambil kelas di NATASA. Awal ketemu Kak Upi, Devina diarahkan untuk ikut Public Speaking karena menyesuaikan kebutuhannya, tetapi karena dari awal anaknya ingin ikut Modelling maka kami putuskan untuk ambil 2 kelas sekaligus. Saat awal-awal ikut kelas Devina selalu takut dengan show-show yang harus dia ikuti, tetapi berjalannya waktu bukan takut yang dia rasakan tetapi dia malah justru antusias kalau ada show, bahkan untuk script yang harus dia hapal pun tak pernah sekalipun saya menyuruh dia sudah hapal duluan.

Berlahan namun pasti selama belajar di NATASA banyak yang berubah dari Devina. Devina yang dulunya tidak berani bicara dan menyapa orang sekarang lebih berani. Dan membuat saya kagum Devina sudah tidak grogi tampil di tempat umum, dan lebih mudah berteman dengan siapa saja. Bahkan saat berkumpul dengan sanak saudara Devina selalu jadi kebanggaan kami karena saudara kami mengatakan Devina anak yang sopan, santun dan bisa menjaga sikap. Bahkan nilai akademiknya pun juga tergolong bagus di kelasnya. Terima Kasih NATASA.

Di NATASA selain belajar Model dan Public Speaking ada juga pelajaran kepribadian, kemadirian cara bersikap, bertutur kata dikemas dengan baik sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Karena pembentukan kepribadian sejak dini sangatlah penting untuk membekali anak-anak kita menghadapi dunianya sendiri kelak.