PENTINGNYA “ME TIME” DALAM KEHIDUPAN

Diterbitkan oleh : Kompas 
Pada tanggal : 20 Mei 2017

Banyak orang berpikir kalau dirinya menyedihkan serta merasa sepi dan sendiri. Kemudian, kesendirian itu kerap diasosiasikan dengan ketiadaan teman danterkucilkan.

PIKIRAN semacam itu kerap singgah atau mungkin kita sendiri pernah atau mungkin sering mengalami. Padahal, sebagai manusia, kita perlu menyendiri karena itu menjadi waktu merefleksikan diri. Kita bisa “mengistirahatkan” otak dan melepaskan semua beban. Ini juga jadi kesempatan membersihkan hati, memfokuskan diri, dan berpikir lebih jernih.

Menghargai

Otak dan pikiran ibarat baterai, senantiasa harus di-charge dengan sejenak tidak memikirkan pekerjaan, masalah dan citra diri. Tidak juga terikat waktu, bebas dan santai melakukan aktivitas.

Ini menjadi waktu untuk merenung tentang apa yang telah dilakukan selama ini, sekaligus mensyukuri apa yang telah dimiliki. Menikmati atas apa yang sudah dimiliki dan diraih selama ini sangat penting. Itu artinya kita menghargai kerja keras sendiri.

Keluar dari aktivitas pekerjaan berarti Anda punya kesempatan bisa lebih menghargai arti pentingnya orang terdekat. Anda akan bisa merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa kehadiran, canda, dan tawa lepas orang terdekat. Anda bisa menyadari betapa selama ini sudah sering menyakiti karena sering tidak peduli dengan perhatian orang terdekat yang selalu mengingatkan akan kesehatan.

Kesendirian adalah obat stres karena di kala sendiri kita punya memiliki waktu untuk berpikir, mengevaluasi apa yang sudah terjadi sekaligus bisa mendapatkan solusi yang bijaksana.

Kesendirian adalah waktu yang sangat mahal ditegah rutinitas dan kepadatan aktivitas sehingga Anda pula dengan diri sendiri bahwa tubuh dan pancaindra juga perlu istirahat serta hati dan pikiran perlu bebas berpikir.

Jadi, luangkan waktu untuk melihat pemandangan alam, mengerjakan hobi, atau hal lain yang bisa meningkatkan kreativitas.

Sendiri bagai laut yang tidak terbatas, bebas tanpa batas. Dan, setelah melewati kesendirian itu, hati terasa riang dan bahagia, pikiran akan menjadi jernih, semangat akan timbul, dan semakin optimistis melanjutkan hidup.