MAHALNYA SEBUAH INTEGRITAS

(Kompas- Klasika- 24 Maret 2018)

“SAYA ingin sukses, saya ingin punya banyak uang, saya ingin punya banyak uang, saya ingin terkenal”… kira-kira begitulah harapan dan impian manusia pada umumnya bukan? Akhirnya berlomba-lomba mencari kesempatan bisa diterima bekerja. Dan sudah menjadi etika pencari kerja, selalu berkata sopan, mempromosikan dirinya adalah pekerja professional dengan pribadi yang santun, mempunyai mental dan loyalitas tinggi. Dan selalu menjawab dengan penuh kepastian bahwa keluar dari pekerjaan yang lama karena tidak nyaman dengan suasana kantor atau gaji yang tidak sesuai, atau hal lainnya yang intinya adalah bukan karena kesalahan dia sendiri.

Mengutip hasil seminar HRD, alasan mayoritas karyawan keluar-masuk perusahaan adalah karena kinerja karyawan tidak memenuhi standar kualifikasi perusahaan. Mengapa bisa terjadi? Pada awal interview, semua begitu terlihat positif, dan secara teori lulus seleksi. Mengapa pada akhirnya kenyataan yang terlihat dan apa yang dipraktekkan pekerja tidak sesuai dengan apa yang dikatakan dan dijanjikan saat awal interview?

Saya menyimpulkan dalam satu kata, integritas. Ini adalah satu kata penting yang harus dimiliki pekerja. Integritas dapat didefinisikan sebagai ketaatan pada sebuah kode moral. Integritas ada ketika kata-kata dan tindakan adalah sama, Anda harus mempraktekkan apa yang Anda katakan.

Contoh, komitmen bahwa bersedia memakai busana blazer dan sepatu resmi. Namun, seiring waktu, ternyata Anda tidak juga memakainya. Awal masuk mengatakan terbiasa bekerja serabutan, ternyata mengeluh merasa kebanyakan tugas.

Sejak awal mengirimkan lamaran, tentu kita sudah harus mengetahui bidang pekerjaan perusahaan yang dituju. Ukurlah kemampuan diri, bukan mengukur kemampuan perusahaan dalam memberikan gaji.

Awalilah niat bekerja untuk bisa memberikan manfaat bagi perusahaan tersebut, karena dengan begitu ketulusan dan keikhlasan akan ada yang akhirnya akan melakukan pekerjaan tampa pamrih dan tentunya hasil akan maksimal.

Pada saat sudah diterima bekerja, tentu kita harus menyesuaikan dengan visi misi perusahaan, tata tertib bekerja, yang semua itu memerlukan proses dan bisa jadi akan terkesan sulit. Namun, ini sifatnya sementara, tergantung bagaimana kecepatan pikiran Anda dalam menggapi sesuatu pengalaman kerja, kreativitas, dan komitmen Anda dalam bekerja.

Integritas akan menghasilkan kejujuran untuk mau mengakui kelemahan diri, dan cepat berubah karena merasa bertanggung jawab atas apa yang telah dikatakan. Tidak akan mencari kesalahan orang lain, dan sebaliknya selalu mengevaluasi atas perbuatan yang telah dilakukan.

Integritas adalah fondasi kesuksesan karena membentuk mental dan kedisiplinan yang kuat. Hati dan pikiran akan terisi oleh pikiran positif dan bersemangat untuk membuktikan kredibilitas diri.

Jadi, uang, kesempatan, kepercayaan, kehormatan akan dating dengan sendirinya bila Anda sudah membuktikan integritas. Jangan lari dari masalah karena masalah adalah sarana yang menjadikan Anda kaya dalam berpikir. Anda tidak akan bisa menjadi ahli pada bidang suatu pekerjaan bila tidak mampu melewati permasalahan dan menyelesaikan dengan tepat. (UT)