Blog UPI THAIB

SENYUMAN PENUH ARTI

(Kompas- Klasika- 31 Maret 2018)

Sebuah senyum bisa memberikan banyak arti. Bisa memberikan akibat positif dan negatif; bisa berakibat konflik, juga bisa menyelesaikan pertikaian; bisa terlihat terhormat, atau terkesan angkuh karena ingin terlihat berkharisma.

Bila melihat orang tersenyum, hati biasanya juga akan tersenyum. Bila melihat orang tersenyum kepada kita, kita bisa menilai orang itu ramah, sinis, atau terkesan meremehkan. Bila kita bersalah dan orang yang kita sakiti tersenyum, hati ini bisa jadi senang atau tersiksa karena semakin merasa bersalah. Sebaliknya, bila kita sedang marah dan orang tersebut senyum-senyum, hati ini bisa makin kesal. Bila kita meminta persetujuan dan orang itu hanya tersenyum, kita pun jadi bingung.

MAHALNYA SEBUAH INTEGRITAS

(Kompas- Klasika- 24 Maret 2018)

“SAYA ingin sukses, saya ingin punya banyak uang, saya ingin punya banyak uang, saya ingin terkenal”… kira-kira begitulah harapan dan impian manusia pada umumnya bukan? Akhirnya berlomba-lomba mencari kesempatan bisa diterima bekerja. Dan sudah menjadi etika pencari kerja, selalu berkata sopan, mempromosikan dirinya adalah pekerja professional dengan pribadi yang santun, mempunyai mental dan loyalitas tinggi. Dan selalu menjawab dengan penuh kepastian bahwa keluar dari pekerjaan yang lama karena tidak nyaman dengan suasana kantor atau gaji yang tidak sesuai, atau hal lainnya yang intinya adalah bukan karena kesalahan dia sendiri.

Mengutip hasil seminar HRD, alasan mayoritas karyawan keluar-masuk perusahaan adalah karena kinerja karyawan tidak memenuhi standar kualifikasi perusahaan. Mengapa bisa terjadi? Pada awal interview, semua begitu terlihat positif, dan secara teori lulus seleksi. Mengapa pada akhirnya kenyataan yang terlihat dan apa yang dipraktekkan pekerja tidak sesuai dengan apa yang dikatakan dan dijanjikan saat awal interview?

HARGA WAKTU ANDA

Diterbitkan oleh : Kompas 
Pada tanggal : 25 November 2017

TUHAN memberi kita waktu setiap hari. Kita dapat membuangnya atau menggunakannya untuk kebaikan. Ketika esok tiba, hari ini akan hilang selamanya, meninggalkan sesuatu ditempatnya dengan sesuatu yang telah kita tukar untuknya. Sebuah hari dapat digunakan untuk keuntungan, bukan kerugian; untuk kebaikan bukan kejahatan; dan untuk kesuksesan, bukan kegagalan.

Saya sangat percaya bahwa orang yang akan berkata, “ aku akan melakukannya kalau aku ada waktu,” tidak akan mendapatkan waktu untuk apa pun. Jika ingin waktu, kita harus membuatnya.

Ukuran prestasi kita dalam hal hidup ini bukanlah ukuran waktu yang dimiliki untuk melakukan sesuatu, melainkan merupakan untuk ukuran dari apa yang dilakukan dengan waktu yang dimiliki, dengan bakat-bakat yang dimiliki. Apa saja anggapan keliru yang menghambat?

Page 1 of 14