TESTIMONY IBU ZURY

TESTIMONY IBU ZURYPerkenalkan saya ibu Zury , mama Amirah kelas Public Speaking anak. Saya baru menyadari bahwa putri saya Amira mempunyai masalah emosi ketika mulai masuk sekolah play group di usia 3th. Suatu hari gurunya menyampaikan pada saya: ” Ma, tadi tiba-tiba Amira menangis tanpa sebab, kenapa ya ma? Karena tidak ada teman yang menggangu dia. Saya tanya diam saja. ” Sampai di rumah saya tanya berkali-kali kenapa tadi di sekolah menangis? Dia tidak mau menjawab. Setelah beberapa kali terjadi, akhirnya gurunya menghubungkan peristiwa yang terjadi di kelas dengan menangisnya Amira

TESTIMONI IBU VERA YUNITA

TESTIMONI IBU VERA YUNITAHalo, saya mama dari Vanessa dan Valencia.

Saya mengikutkan anak-anak saya les modeling dengan Kak Upi, karena saya ingin anak-anak lebih percaya diri. Dan setelah mengikuti les modeling 1 session, saya bisa melihat perubahan-perubahan yang penting pada anak-anak.

Anak saya Vanessa, sebelumnya adalah anak yang pemalu di sekolah maupun ketika bertemu dengan kerabat kami. Namun setelah beberapa kali mengikuti kelas Kak Upi, Vanessa menjadi lebih percaya diri. Di sekolah pun sekarang dia bisa memiliki banyak teman, sudah mulai main ke rumah teman-temannya. Dia juga sudah tidak grogi jika tampil di depan.

TESTIMONI IBU HENNY NIMOT

TESTIMONI IBU HENNY NIMOTPerkenalkan nama saya Henny Nimot orang tua dari Tasya Regina Priscillia usia 13 tahun.

Awal mula anak saya mengikuti kelas Modelling Remaja di Natasa adalah karena Tasya sejak kecil suka di foto dan mengikuti lomba fashion. Suatu saat Tasya meminta kepada saya untuk di ikutkan sekolah modeling.

Dengan mencari info di internet, kemudian Tasya mengusulkan kepada saya untuk bisa mengikuti salah satu sekolah modeling di Surabaya yaitu Natasa. Dari hasil kunjungan kami ke sekolah Natasa dan melihat kegiatan / program belajar yang dilakukan disana kami pun sepakat untuk mengikutkan Tasya di kelas modeling remaja agar ia dapat mengembangkan bakat dan potensi dirinya.

Page 7 of 22